KULTUM PENDAR HIKMAH

KALENDER HIJRIYAH YANG TERLUPAKAN

Oleh : CM. Hizboel Wathony
Ahad, 16 September 2018 / 5 Muharram 1440 Hijriyah

“Penentuan dimulainya sebuah hari dan tanggal pada Kalender Hijriyah berbeda dengan Kalender Masehi (Miladiyah). Kalender Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibanding dengan 1 tahun Kalender Masehi. Jumlah hari dalam satu bulan dalam Kalender Hijriah bergantung pada posisi bulan, bumi dan matahari. Bila usia bulan 30 hari dimana jarak bumi dengan bulan sedang berjauhan namun bumi lebih dekat ke matahari dan saat bulan usia 29 hari, jarak bumi dengan bulan sedang berdekatan dan berjauhan dengan matahari”.


Anak-anakku semuanya,

Alhamdulillah dan terus kita memuji kepada Allah SWT karena tiada kata pujian kecuali hanya kepada Allah SWT. Kita telah diberikan umur panjang dan tidak terasa kita sudah mencapai bulan Muharram dimana kita masuk tahun baru hijriyah yang berarti sekarang sudah menginjak tahun 1440 Hijriyah.

Anak-anakku semuanya,

Kita terkadang dikagetkan oleh tahun hijriyah bahkan kebanyakan umat islam tidak tahu kalender hijriyah. Umat islam nyaris asing dalam memahami dan mengerti bahkan memakai kalender hijriyah. Padahal kalender hijriyah adalah kalender yang sangat bersejarah. Kalender masehi atau miladiyah populer sekali karena semua kehidupan bahkan nyaris semua negara memakai kalender tersebut untuk kegiatan duniawiyah. Kalender hijriyah merupakan kalender umat islam namun banyak umat Islam tidak tahu. Apabila ditanya mengenai tanggal dan penanggalan maka lebih banyak umat islam yang piawai dengan kalender miladiyah atau masehi sedangkan jika ditanya kalender hijriyah mungkin akan sulit menjawabnya. Jumlah bulan hijriyah ada 12 sebagaimana ketetapan dan mengacu pada firman Allah SWT bahwa dalam satu tahun ada 12 bulan. Hijriyah ini sangat istimewa karena ada peristiwa yang diabadikan ialah peristiwa hijrahnya nabi Muhammad SAW. Maka dari itu dinamakan kalender hijriyah karena awal mula tahunnya dihitung tahun hijriyah. Kalender hijriyah mengacu pada qomariah. Seperti contoh kalender hijryah diawali dengan tenggelamnya matahari sampai bertemu tenggelamnya matahari lagi. Sementara kalender masehi dimulai pukul 00.00 sampai pukul 00.00. Penetapan di dalam kalender hijriyah ini juga terkait dengan hilal. Di dalam Al Quran ditanyakan juga mengenai hilal :

‎يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَهِلَّةِ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ

“Mereka bertanya kepadamu tentang hilal (bulan sabit). Katakanlah: “Hilal (bulan sabit) itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji.” (QS. Al Baqarah: 189)

Hilal untuk manusia sebagai waktu dan terkait juga dengan waktu shalat dan haji dan penetapannya melalui rukyatul hilal. Kemudian dikaitkan dengan masalah hitungan yang tidak lepas dari komariah yaitu bulan. Maka bulan di dalam hitungan hijriyah ada 29 da 30 hari yang diambil dari perhitungan jarak dekatnya bumi dengan bulan dan matahari dimana akan lebih banyak 29 harinya daripada 30 hari dalam satu bulan.

Anak-anakku semuanya,

Jadi bulan hijriyah sangat penting sekali bagi kita untuk memahaminya terlebih peristiwa yang spektakuler di dalam bulan hijriyah yaitu suka dukanya beliau bersama para sahabat saat hijrah dari Mekkah ke Madinah.