KULTUM PENDAR HIKMAH

RIYA’

Oleh : CM. Hizboel Wathony
Ahad, 24 Juni 2018 / 10 Syawal 1439 Hijriyah

“Riya' adalah sifat orang yang mengharapkan sesuatu selain Allah dalam ibadahnya dan Riya' juga dikatagorikan syirik kecil yang dapat pula menyebabkan syirik yang sesungguhnya. Runtuhkan sifat riya'  agar ibadahnya diterima oleh Allah”. 


Anak anakku sekalian,

Kembali lagi kita intropeksi, mawas diri, kita belajar kembali ke dalam diri kita masing-masing karena yang paling baik ialah mengakaji diri, bukan mengkaji orang lain. Salah satu sifat yang harus kita tengarai ialah RIYA’. Riya’ itu golongan penyakit yang benar-benar sangat berbahaya bagi orang-orang yang ibadah. Riya’ ialah orang yang mengharapkan sesuatu selain dari Allah SWT saat ia melakukan ibadah. Saat ia beribadah baik ibadah ritual maupun ibadah sosial, dia ada harapan dan keinginan mendapatkan pujian dan sanjungan dari orang lain, sanjungan selain dari Allah SWT. Mengharapkan sesuatu selain dari Allah SWT dalam bentuk sanjungan apalagi materi itu hukumnya riya’. Riya’ itu lawan dari ikhlas. Kita renungkan baik-baik orang yang tidak ikhlas di dalam ibadahnya dengan kita melihat dari tanda-tandanya.

Kalau kita menghukumkan orang lain riya’ itu tidak boleh. Kita melihat ke dalam diri kita agar kita menjadi orang yang tidak riya’ dalam ibadahnya baik ibadah sosial (muamallah) yaitu saat kita menolong orang lain, menolong tetangga, membantu orang lain, saat kita melakukan perbuatan baik apapun jangan ada harapan untuk mendapatkan sanjungan dan pujian. Sayang sekali karena nilai pahalanya akan sirna dan hilang bahkan amal ibadahnya akan dikembalikan kepada kita. Coba renungkan kembali apabila kita berbuat riya’. Bukankah kita sudah faham pada saat kita menerima apa saja kita akan mengucapkan “Alhamdulillah”? Begitu juga saat kita memberi sesutau kepada siapapun, mereka mengucapkan “Alhamdulillah” dan kita terima dan tidak protes kenapa mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT padahal kita yang memberikannya dan memang harus begitu (tidak protes). Sadar atau tidak, telah tertanam dalam diri kita keimanan bahwa memang puji dan sanjung hanya milik Allah SWT bukan milik kita. Lalu kenapa kita ingin disanjung dan dipuji? Memang manusiawi jika kita sebagai manusia ingin mendapatkan sanjungan dan pujian terlebih seorang istri ingin disanjung oleh suami dengan romantisme rayuan.

Begitu juga seorang suami ingin mendapatkan sanjungan dari istri, kakak, adik, orang tua, teman, saudara saling menyanjung boleh saja namun tidak boleh melampaui batas yang akhirnya menyebabkan orang itu riya’ yang akhirnya menyebabkan penyakit hati dimana orang itu akan melakukan sesuatu jika mendapatkan sanjungan. Sanjungan itu tidak sebatas hanya kata-kata namun termasuk isyarat atau gerakan atau apa saja dalam bentuk rasa terima kasih itu pun sanjungan. Rasanya kita marah jika orang lain tidak berterima kasih atas apa yang telah kita lakukan untuknya. Kenapa harus marah? Bukankan orang itu telah mengucapkan alhamdulillah dan telah dikembalikan kepada Allah SWT? Dan memang itulah yang baik. Oleh karenanya wahai anak-anakku, sebaiknya kita kembalikan semuanya kepada Allah SWT, kita serahkan semua kepada Allah SWT, puji dan sanjung milik Allah SWT, semua milik Allah SWT dan kembali kepada Allah SWT itulah yang paling baik.

Last Post

Muhasabah Dan Memaafkan
Mursyid Akmaliah - Ahad, 14 Oktober 2018

Click Me

Implementasi Syukur
Mursyid Akmaliah - Ahad, 07 Oktober 2018

Click Me

Menyayangi Anak Yatim
Mursyid Akmaliah - Ahad, 30 September 2018

Click Me

Malu Hanya Pada Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 23 September 2018

Click Me

Kalender Hijriyah Yang Terlupakan
Mursyid Akmaliah - Ahad, 16 September 2018

Click Me

Mengabdi Hanya Pada Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 09 September 2018

Click Me

Doa Di Antara Dua Sujud
Mursyid Akmaliah - Ahad, 02 September 2018

Click Me

Hakekat Qurban
Mursyid Akmaliah - Ahad, 26 Agustus 2018

Click Me

Bersegera Memenuhi Panggilan Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 19 Agustus 2018

Click Me

Fitnah Kehidupan Dunia
Mursyid Akmaliah - Ahad, 12 Agustus 2018

Click Me

Kesenjangan Dalam Rumah Tangga
Mursyid Akmaliah - Ahad, 05 Agustus 2018

Click Me

Birrul Walidain
Mursyid Akmaliah - Ahad, 29 Juli 2018

Click Me

Sabar Menjadi Perisai Hidup
Mursyid Akmaliah - Ahad, 22 Juli 2018

Click Me

Tawakal Hanya Pada Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 15 Juli 2018

Click Me

Takdir Mubram Dan Muallaq
Mursyid Akmaliah - Ahad, 08 Juli 2018

Click Me

Enam Hari Puasa Di Bulan Syawal
Mursyid Akmaliah - Ahad, 01 Juli 2018

Click Me

Hubbu Dunya
Mursyid Akmaliah - Ahad, 17 Juni 2018

Click Me

Kembali Pada Fitrah Diri
Mursyid Akmaliah - Jumat, 15 Juni 2018

Click Me

Menghitung Ibadah Puasa Kita
Mursyid Akmaliah - Kamis, 14 Juni 2018

Click Me

Berdoa Sesuai Kehendaknya
Mursyid Akmaliah - Rabu, 13 Juni 2018

Click Me

Menjaring Lailatul Qodar
Mursyid Akmaliah - Selasa, 12 Juni 2018

Click Me

Hakikat Hijab
Mursyid Akmaliah - Senin, 11 Juni 2018

Click Me

Hakikat Iman, Islam Dan Ihsan
Mursyid Akmaliah - Ahad, 10 Juni 2018

Click Me

Nur Allah Meliputi Kehidupan
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 09 Juni 2018

Click Me

Menghitung Waktu
Mursyid Akmaliah - Jumat, 08 Juni 2018

Click Me

‘itikaf Menjernihkan Jiwa
Mursyid Akmaliah - Kamis, 07 Juni 2018

Click Me

Tawadhu’ Dalam Beribadah
Mursyid Akmaliah - Rabu, 06 Juni 2018

Click Me

Ruh Ibadah Ialah Ikhlas
Mursyid Akmaliah - Selasa, 05 Juni 2018

Click Me

Banyak Amal Berlimpah Anugerah
Mursyid Akmaliah - Senin, 04 Juni 2018

Click Me

Sambut Panggilan Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 03 Juni 2018

Click Me

Doa Dikabulkan
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 02 Juni 2018

Click Me

Mengistirahatkan Jiwa
Mursyid Akmaliah - Jumat, 01 Juni 2018

Click Me

Menyibak Tirai Takdir
Mursyid Akmaliah - Kamis, 31 Mei 2018

Click Me

Kehendak
Mursyid Akmaliah - Rabu, 30 Mei 2018

Click Me

Hamba Hawalah
Mursyid Akmaliah - Selasa, 29 Mei 2018

Click Me

Syarat Taubat
Mursyid Akmaliah - Senin, 28 Mei 2018

Click Me

Luas Ampunan Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 27 Mei 2018

Click Me

Sikap Hati Dalam Berpuasa
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 26 Mei 2018

Click Me

Merasa Bisa Dan Mampu
Mursyid Akmaliah - Jumat, 25 Mei 2018

Click Me

Qona’ah Atau Nerimo
Mursyid Akmaliah - Kamis, 24 Mei 2018

Click Me

Puasa Menghancurkan Ego
Mursyid Akmaliah - Rabu, 23 Mei 2018

Click Me

Hajbun, Tirai Atau Penghalang
Mursyid Akmaliah - Selasa, 22 Mei 2018

Click Me

Sum’ah
Mursyid Akmaliah - Senin, 21 Mei 2018

Click Me

Malal, Penjemu Dan Pembosan
Mursyid Akmaliah - Ahad, 20 Mei 2018

Click Me

Futur, Lemah Dalam Mendirikan Ibadah
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 19 Mei 2018

Click Me

Kasal, Segan Atau Pemalas
Mursyid Akmaliah - Jumat, 18 Mei 2018

Click Me

Niat Karena Bersyukur
Mursyid Akmaliah - Kamis, 17 Mei 2018

Click Me

Namimah Alias Fitnah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 13 Mei 2018

Click Me

Ghibah, Membicarakan Aib Saudaranya
Mursyid Akmaliah - Ahad, 06 Mei 2018

Click Me

Ghadab Alias Marah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 29 April 2018

Click Me

Takabur Alias Sombong
Mursyid Akmaliah - Ahad, 22 April 2018

Click Me

Ujub Alias Narsis
Mursyid Akmaliah - Ahad, 15 April 2018

Click Me

Hakikat Isra' Mi'raj
Mursyid Akmaliah - Sabtu, 14 April 2018

Click Me

Hasud Alias Dengki
Mursyid Akmaliah - Ahad, 08 April 2018

Click Me

Zhon, Sumber Penyakit Hati
Mursyid Akmaliah - Ahad, 01 April 2018

Click Me

Nafsu Dalam Diri Manusia
Mursyid Akmaliah - Ahad, 25 Maret 2018

Click Me

Syirik, Menyekutukan Allah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 18 Maret 2018

Click Me

Sabar
Mursyid Akmaliah - Ahad, 11 Maret 2018

Click Me

Anugerah
Mursyid Akmaliah - Ahad, 04 Maret 2018

Click Me

Narasi Cinta
Mursyid Akmaliah - Ahad, 25 Februari 2018

Click Me