TANYA JAWAB GROUP PAS SEHAD - Ahad, 03 Juni 2018/18 Ramadhan 1439H


Ahad , 03 Juni 2018


TANYA JAWAB GROUP PAS SEHAD
Ahad, 03 Juni 2018/18 Ramadhan 1439H

 

____________

SALIKIN
Assalamualaikum.mohon ijin bertanya bapak.bapak klo puasa romadhon mengadakan mbayar nyakat.kan kadang ada orang ngk mbayar nyakat trus itu gamana bapak.

MURSYID
Disempurnakan puasa seseorang dengan membayar zakat fitrah dan bagi yang berpuasa tidak membayar zakat fitrah itu seperti orang yang pakai baju tapi tidak pakai celana.. Oleh karenanya, Zakat Fitrah itu wajib untuk ummat Islam, baik yang berpuasa atau tidak berpuasa karena uzur syariat..

_____________

SALIKIN
Bapak, jika seorang ustad atau kyai berbicara agama tidak berdasarkan sunnag nabi, bagaimana hukumnya? Dan apa hukum bagi orang yang mengamalkan sesuatu yang dasar hadisnya palsu atau tidak shahih? Karena setau saya ada satu hadis palsu yang isinya “kebersihan sebagian dari iman”. Mohon penjelasannya.

MURSYID
1. Itu namanya bukan Kyai atau Ustadz, tapi Motivator dan Orator. Yang harus dipahami disini ialah; bahwa untuk membicarakan atau mengajarkan ilmu agama itu dengan beberapa dasar, tidak hanya ditinjau dari hadis saja. Hukum Islam (syariat) itu didasari Alqur'an, Alhadits dan Ijtihad Ulama (Ijma' dan Kias).
2. Dalam Mustholahul Hadis (ilmu tentang hadis) memprioritaskan derajat hadis itu dengan berbagai tahapan (untuk orang awam panjang dan sulit penjelasannya). Untuk menentukan derajat hadis mulai dari Mutawatir, Shahih, Hasan Shahih hingga dhoif, maudhu' dan Mardud itu melalui proses panjang dengan mempelajari biografi para perawi dan sanadnya seperti yang dilakukan oleh Imam Bukhari saat melihat salah satu sanadnya mengiming-ngiming kuda dengan tong kosong itu dianggap hadisnya lemah, padahal matannya shahih. Nah, untuk orang awam solusi yang paling baik agar tidak terjebak dengan persoalan hadis itu shahih atau tidak ialah merujuk pada Alqur'an yang berarti melihat hadis dari sisi matannya (isinya) seperti hadis yang menjelaskan ”Ath-thahuuru syatrul iimaan" (thoharoh/kebersihan itu sebagian dari Iman) bukan hadis palsu tapi hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Muslim, dan Imam Tirmidzi. Adapun pernyataan "Annazhafatu Minal Iman" (kebersihan sebagian dari Iman) adalah pribahasa arab yang baik dan boleh diamalkan. Bedakan tentang hadis, antara Palsu dengan Lemah (dhoif). Matan (isi) hadis menjadi Shahih karena sesuai dengan Alqur'an, sebagaimana pula hadis yang dinyatakan dhoif sanadnya ialah THOLABUL 'ILMI FARIDHOTUN 'ALA KULLI MUSLIM (menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang islam), tapi matan hadis ini shahih.
_____________

SALIKIN
Bapak, kemarin saya lihat ular tetapi saya lansung usir. Satu minggu lagi ular itu kembali lagi. Saat saya bangun tidur, ular itu kayak masuk tangan kanan lalu saya bagaimana bapak?

MURSYID
Kalau dalam tradisi jawa dan takwil mimpi bagi yang belum punya pasangan itu akan dapat jodoh dan bagi yang sudah punya suami/atau istri sebagai pertanda bahwa pasangan hidupnya itu sedang membutuhkan pertolongan.
CATATAN: itu hanya sekedar takwil, boleh dipercaya dan boleh juga tidak, tapi yang harus disadari ialah bahwa tidak semua mimpi harus ditakwilkan dan jangan juga dirimu dihantui oleh segala bentuk mimpi-mimpi, karena mimpi itu hanya sekedar mimpi yang diciptakan oleh Allah untuk menambah keimanan para hamba-Nya bahwa kehidupan selain di dunia ada di akhirat.

_____________

SALIKIN
Bapak, apakah di dalam islam diajarkan bagaimana cara untuk membuat anak laki laki atau anak perempuan? mohon bimbingan nya.

MURSYID
Tidak ada ajaran semacam itu, karena manusia (anak) itu ciptaan Allah bukan product massal bagi manusia, atau hasi produksi manusia. Suami istri itu hanya sebagai tempat proses penciptannya saja atau dijadikan Allah alat untuk menciptakan manusia atau menurunkan manusia di muka bumi. Maha Suci Allah dari membutuhkan alat untuk mengadakan sesuatu apapun.

_____________

SALIKIN
Bapak, berapa persen(%) kah kebenaran kitab injil yg ada sekarang dengan ajaran yg ada di al quran?

MURSYID
Untuk diprosentasekan memang sulit, tapi bisa dibayangkan saat mengumpulkan injil untuk kepentingan suatu kerajaan dimasa itu, jarak antara masa hidup Nabi Isa as dengan pengumpulan Injil ialah kurang lebih 300 tahun, sudah bisa dibayangkan dengan waktu selama itu ke akuratannya dan hapalan bagi orang-orang yang hafal (kalau memang ada). Berbeda dengan Alqur'an yang dihimpun dan dijilidkan menjadi Mushaf dalam kurun waktu 2 tahun setelah Rasulullah SAW wafat, dengan kata lain ingatan para sahabat masih segar dan saat itu juga banyak sekali para sahabat yang hafal (hafizh) alqur'an, dikumpulkannya alqur'an karena masa itu ada beberapa sahabat yang hafal alqur'an mati syahid dalam suatu peperangan, kekhawatiran Khulafaur Rasyidin hingga mewujud dalam bentuk Mushaf Alqur'an.

_____________

SALIKIN
Bapak, Bagaimana cara amil mengelola zakat fitrah? Misal di daerah saya ada 2 RT yang diurus oleh sekelompok amil masjid setelah terkumpul apa yang harus dilakukan amil itu? Apakah dibagi bagi keluar daerah 2 RT tersebut atau mendahulukan orang2 yang masuk dalam kategori penerima zakat di lingkungan 2 RT itu tadi, meskipun orang yang menerima zakat telah melaksanakan pembayaran zakat fitrah? Mohon penjelasannya bapak karena yang terjadi selama ini di daerah saya seperti itu jadi ada penerima zakat yang telah membayar zakat fitrah.

MURSYID
Utamakan mustahiq (yang berhak menerima zakat) di lingkungan terdekat dan cara pembagiannya jangan kaya membagikan sembako dengan bagi rata, sebaiknya kalau mau bermanfaat, sebagai contoh: Bila di lingkungan tersebut hanya ada dua orang yang membutuhkan atau yang berhak menerimanya, sementara penerimaan zakat fitrah berlimpah, sebaiknya berikan pada dua orang tersebut yang banyak dan agar bisa buat modal sehingga tahun berikutnya bisa bersedekah atau bisa zakat. Nah, tahun berikutnya bisa memilih mustahiq lainnya. Itulah pentingnya zakat untuk mengentaskan kemiskinan, tapi kalau caranya seperti yang kebanyakan sekarang orang lakukan atau amil zakat melakukannya, maka tidak banyak manfaatnya zakat tersebut, sementara dalam Islam zakat itu sebagai pilar perekonomian dan sosial kehidupan.

____________

Narasumber : Mursyid Akmaliah
Dirangkum oleh : Himmah Hizboel