PESANTREN AKMALIAH SALAFIAH PEDULI BANJIR


Ahad , 12 Januari 2020 Pengurus Pusat

Pesantren Akmaliah Salafiah Peduli Banjir
Pesantren Akmaliah Salafiah Peduli Banjir

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

“Tidak beriman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri” (HR Bukhari dan Muslim)
 

Tepat dipergantian tahun baru 2020 Masehi, Rabu, 01 Januari 2020 wilayah Jakarta, Bekasi, Tangerang, Banten, Bogor, Depok, dilanda hujan lebat yang berlangsung dari sore hingga keesokan harinya. Intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama mengakibatkan banyak tempat diwilayah tersebut terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mulai 30cm sampai 200cm.


Dikutip dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional, Banjir yang terjadi pada beberapa titik kota Jakarta serta wilayah Jabodetabek disebabkan oleh luapan sungai Ciliwung dengan tinggi muka pintu air Katulampa lebih dari 110 cm (31/12/2019) sehingga 41 titik wilayah kota Jakarta dan 62 titik wilayah Jabodetak terdampak banjir dan masyarakat harus mengungsi ke tempat aman. 

Infografis berikut merupakan update per 01 Januari 2020 pukul 14:48 WIB.

Infografis 2020


Banyak masyarakat yang menjadi korban, diantara mereka adalah Salikin Akmaliah Salafiah terutama yang tinggal di wilayah Keramat Jati, Ciracas, Pondok Gede, Depok dan Bekasi, Untuk itu sebagai bentuk kepedulian Pengurus Pesantren Akmaliah melalui “SIGAP” bergerak cepat terjun langsung ke lokasi-lokasi banjir untuk memberikan bantuan.

Bantuan berupa evakuasi korban ke tempat-tempat yang lebih aman, memberikan bantuan makanan, membersihkan rumah-rumah dari lumpur sisa banjir yang surut, bantuan sembako, bantuan pakaian layak pakai, serta bantuan lain yang diperlukan oleh korban.
 

 

Galeri Foto