TABAYYUN DENGAN MURSYID DI MUNASSIQ DEPOK, 22 Oktober 2017/ 02 Shafar 1439H


Senin , 23 Oktober 2017


MUNASSIQ DEPOK
Hari : Minggu
Tanggal  : 22 Oktober 2017/ 02 Shafar 1439H
Lokasi    : Rumah Ibu Jessy Dian/Dessy

_______________

SALIKIN
Seringkali kita mengaku sudah islam dan beriman namun jika melihat kriteria yang disebut orang islam kami merinding. Apakah kami sudah masuk golongan orang beriman dan islam? Karena ternyata pengertian iman dan islam dalam sekali. Mohon bimbingan Bapak agar kami dapat masuk golongan orang yang beriman dan islam.

MURSYID
Awal mula seseorang menuju kepada Allah SWT itu atas dasar iman. Arti iman yaitu percaya yang merupakan pilar utama dalam sebuah bangunan (analogi). Al-Quran dari 1500 tahun yang lalu sudah menanamkan cara cara orang berkomunikasi bermasyarakat yang diawali dengan percaya. Oleh karenanya Allah SWT selalu memanggil kepada orang orang yang percaya dengan sebutan :
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا-Hai orang-orang yang beriman. Percaya disini dalam hal agama, dalam hal apa saja dan yang akhirnya dalam aqoidul iman dibuat kriteria ada 6 rukun iman dan rukun islam ada 5 dengan asar Al-Quran dan Al-Hadis. Namun yang akan dibahas bukan dalam ranah ini. Namun iman itu apa dan yang ada dalam diri kita. Iman adalah percaya. Apakah disebut beriman jika tidak percaya? Ini terkait dengan هُمْ دَرَجَاتٌ عِندَ اللَّهِ (Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah.
6 Rukun Iman ini sangat dahsyat sekali. Apakah kalian percaya adanya 10 malaikat yang wajib diimani? Ada malaikat yang disebut ROKIP ATID dimana mereka merupakan divisi/korp yang bertugas mencatat amal baik dan buruk manusia. Setiap saat kalian jalan kemanapun akan diikuti/diawasi dan tidak sedetikpun kalian bisa lepas dari pengawasannya. Jika kalian percaya adanya malaikat rokip atid, kenapa masih berbohong? Lalu masih disebut percayakah kalian?

Rasulullah SAW menjelaskan di dalam hadis : 

‎ لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
“Tidaklah seseorang dari kalian beriman, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya”. (HR. Imam Bukhari)

Jika orang umum menyebutkan "sempurna imannya" padahal tidak ada kalimat sempurna di dalam Hadis tersebut jadi yang sesungguhnya hadis tersebut ialah tidak dikatakan seseorang beriman diantara kalian sebelum kamu mencintai saudaramu sebagaimana kamu mencintai dirimu sendiri. 

Lalu Bagaimana kecintaan kalian kepada saudara kalian? Apakah ada rasa ingin membantu dan terenyuh? Tatkala Allah SWT melembutkan hati itu merupakan anugerah dan harus dijaga. Saling tolong menolong dalam taqwa bukan tolong menolong dalam kemaksiatan. Tatkala bisa saling tolong menolong dan merasakan apa yang dirasakan saudara namun terkadang niat kita baik namun dimaknai orang lain tidak baik oleh karenanya tolong menolong ada kode etiknya. 
Contoh :
- Salikin beristri ingin menolong saudara seperjalanan yang dirumahnya mati lampu namun dirumahnya hanya ada si gadis, kode etiknya ialah istri salikin tersebut diajak juga ke rumah salikah agar tidak muncul fitnah jika hanya ada salikin dan si gadis dirumah itu

Sekalipun kita harus merasakan sesama saudara namun tetap harus ada kode etik. Sehingga di dalam tolong menolong pun tidak membuka pintu kerusakan tetapi membuka pintu kebaikan. Usahakan dalam tolong menolong menhindari zhon-zhon yang lain. Terlebih kalian suami istri yang harusnya menumbuhkan husnuzhon antara suami istri ini karena ingin menolong saudara malah menambah pintu keruaakan yaitu menumbuhkan suuzhon.

Rasulullah SAW pun menjelaskan :
Tidaklah beriman seorang dari kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orang tuanya, anaknya dan dari manusia seluruhnya.

Iman itu percaya yang harus dilakukan karena memang iman tidak terlihat namun tanda-tandanya ialah ia mempercayai adanya keenam rukun iman sehingga dalam kehidupan sehari hari mencerminkan percaya keberadaannya dan tidak melakukan apa yang dilarang Allah SWT dan rasul-Nya (memunculkan akhlaqul karimah).

Islam terkait dengan pekerjaan. Iman dan islam seperti lahir dan batinnya seseorang. Batiniahnya iman, jasmaniahnya islam. Tetapi iman bukan islam dan islam bukan iman. Namun bertapaut layaknya malam dan siang namun siang bukan malam dan malam bukan siang. Namun jika dikatakan di dalamnya iman ada islam, iya benar. Tetapi bukan berarti islam itu iman dan iman itu islam. Barang siapa yang ingin tau malam maka ia harus ada di siang. Kalau ingin tau siang maka harus ada di malam. Jika ingin tau bahwa orang itu beriman maka lihat pekerjaan islamnya. Jika ingin tau orang itu islam maka lihat keimanannya. Maka orang yang beriman pasti akan melakukan apapun yang di afa di dalam islam. Namun orang yang melakukan pekerjaan islam belum tentu beriman karena banyak orang yang munafik, fasik. Jadi intinya tanda tanda orang yang beriman ada pada islam namun orang islam belum tentu beriman. Iman ruhnya, islam jasmaniahnya.
_______________


SALIKIN
Terkait malaikat rokip atid, apakah benar setiap manusia yang lahir benar di dampingi oleh malaikat rahmah dan malaikat hafidoh?

MURSYID
Malaikat yang ada dalam diri kita itu ada jutaan malaikat yaitu setiap satu sel darah itu dipegang oleh satu malaikat dan ruhnya itu malaikat yang dengan kata lain dalam diri manusia itu ada milyaran darah yang berarti ada milyaran malaikat dan itulah yang disebut malaikat hafidoh dan malaikat rahmah. 

Salah satu contoh malaikat rahmah dan hafidoh yaitu yang menjaga pertumbuhan pohon adalah malaikat rahmah hingga pohon tersebut berbuah dan menjadi rizki bagi pemiliknya. Jika pohon tersebut tidak dijaga oleh malaikat rahmah maka akan mati karena ruh pohon tersebut juga termasuk malaikat. Termasuk apa yang ada di sekeliling kita. Ini lah mengapa Allah SWT menyatakan dalam firman-Nya: 

‎سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Al Hadid ayat 1)

_______________


SALIKAH
Ketika ingin membersihkan pepohonan misal rumput atau dahan yang panjang, apakah ada doa saat sebelum menebang pohon?

MURSYID
Jika cara adab itu melampaui batas maka menjadi kufur dan syirik, contohnya hindu budha dimana saat menebang pohon itu disajeni. Di dalam islam adab menebang pohon hanya satu yaitu baca bismillah dan ini yang harus dilakukan karena disebutkan bahwasanya :  

كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه بـ ” بسم الله ” فهو أبتر ” ، أي: ناقص البركة.
“Setiap perkara (kehidupan)  yang tidak dimulai dengan BISMILLAAHIR-RAHMAANIR-RAHIIM, maka dia akan terputus. Artinya adalah kurang barakahnya”

Orang yang mau melakukan apa saja tanpa dengan bismillah maka akan sedikit berkahnya. Begitu pula jika ingin memotong rumput, memanen buah, harus diawali dengan bismillah. Jika kita berjalan dengan diawali bismillah sekalipun menginjak rumput maka rumput itu malah mendoakan kita. Jika tidak awali bismillah maka apa yang dipotong tidak mendoakan kita karena semua yang ada alam semesta ini bertasbih kepada Allah SWT. Jika kalian paham mengenai ini, maka kalian tidak akan semena-mena dengan apa saja yang ada di muka bumi. Orang yang beriman akan ramah lingkungan.
_______________


SALIKAH
Apa doanya hanya baca bismillah, atau bismillahirrohmanirrohim? Atau hanya bismillahi allahuakbar?

MURSYID
Berbeda maknanya, ada nyawa yang aktif dan ada yang pasif. Jika yang aktif itu mempunyai rasa karena mempunyai jiwa seperti binatang itu mempunyai jiwa oleh karenanya diawali dengan membaca "bismillahi allahu akbar". Namun selain yang bernyawa aktif (binatang), cukup dengan bismillahirrohmanirrohim sesuai dengan hadis yang tadi disebutkan. Jadi bedakan dengan yang berjiwa dan yang tidak berjiwa.
_______________


SALIKIN
Terkait rahasia Bismillah, mengapa tidak pernah dibahas mengenai ayat pertama QS. Al Alaq

‎اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

MURSYID
Rahasia bismillah sangat dalam sekali. Contoh di dalam hadis yang menyatakan :
“Setiap perkara (kehidupan)  yang tidak dimulai dengan BISMILLAAHIR-RAHMAANIR-RAHIIM, maka dia akan terputus. Artinya adalah kurang barakahnya”
 
Orang umum memaknakan bahwa tiap tiap pekerjaan yang tidak diawali dengan MEMBACA Bismillah padahal kalimatnya "BI BISMILLAH" yang artinya DENGAN BISMILLAH yang terkait dengan sifat 20. 

Jadi orang yang MEMBACA bismillah dan DENGAN bismillah itu berbeda. Jika orang DENGAN bismillah mempunyai keyakinan bahwa jika TIDAK DENGAN bismillah maka TIDAK akan BISA melakukan sesuatu. Namun jika orang pemahamannya MEMBACA bismillah maka membaca atau tidak ia tetap DAPAT melakukan sesuatu.
_______________


SALIKAH

  1. Terkait ghibah, terkadang saat kumpul suka tidak sadar ngomongin orang lain. Misal saya sebagai dokter akhirnya menjelaskan kepada orang lain si A sakit karena suka melakukan "ini". Apakah obrolan seperti itu termasuk ghibah?
  2. Bagaimana hukum memakai produk dari binatang yang hukumnya haram dimakan seperti dari kulit anjing/babi?

MURSYID

  1. Disebut ghibah apabila perkataan dan ucapannya sudah diniatkan untuk mengghibah. Ghibah putih/ yang dibolehkan ialah contoh salikah yang menceritakan kelakuan suaminya kepada Mursyidnya dengan tujuan mencari solusi. Kecuali membicarakan suami ditempat umum baru itu ghibah. Begitu juga membicarakan keburukan orang lain di depan pengadilan guna mendapatkan keadilan ini pun tidak apa apa. Contoh lainnya seorang dokter menjelaskan si fulan sakit kolesterol karena suka makan duren. Seperti halnya Bapak saat taklim mencontohkan kalian jangan seperti si fulan karena dia suka ini dan itu dengan tujuan menjaga kalian agar kalian tidak seperti si fulan itu tidak mengapa. Atau bahkan kalian mencontohkan si fulan kepada anak kalian agar tidak seperti si fulan pun tidak mengapa.
  2. Seogyanya haram itu sudah dilabeli oleh lembaga atau organisasi yang menaunginya yang tentunya pasti sudah diteliti apakah benar ada unsur binatang yang haram atau tidak. Apabila belum ada label haramnya, maka boleh kalian makan/pakai. Babi haram untuk dimakan bukan untuk disentuh. Infus yang mengandung babi itupun tidak apa karena bukan dimakan. Bahkan jika ada obat yang terbuat dari babi sekalipun menjadi halal tatkala tidak ada lagi obat halal setelah ditanyakan kepada 3 dokter muslim. Jadi, kalian jangan tertipu atas semua itu.

_______________


SALIKIN
Apakah mungkin malaikat tidak jadi mencatat amal baik dan buruk seseorang? Misal, orang itu sudah melakukan kejahatan kemudian dia sadar dan istigafar apakah malaikat tidak jadi mencatat amal buruknya? 

MURSYID
Semua malaikat jujur kecuali 1 malaikat dari malaikat rahmah yaitu tatkala ia disuruh Allah SWT untuk membawakan apel untuk fatimah dalam sebuah kantong. Apel tersebut berjumlah 9 sedangkan sayyidina Ali ra menyakini bahwa apel yang harus diterima adalah 10 bukan 9 karena ia telah bersedekah apel 1 kepada orang yang membutuhkan yang berarti harusnya 10 bukan 9. Malaikat tersebut sebenarnya hanya menguji keyakinan sayyidna Ali. 

Malaikat malaikat itu sudah mendapatkan tugas langsung dari Allah. Setiap detakan hati dengan baik maka akan dicatat langsung oleh malaikat dan mendapatkan satu pahala jika terkait dengan ibadah sunnah. Niat keburukan tidak dicatat dan baru akan dicatat jika sudah melakukannya sesuai dengan tingkat perbuatan itu sendiri. Jika kebaikan sebesar dan sekecil apapun perbuatan baik maka akan ditingkatkan 10x. Itulah kemurahan Allah SWT.

Niat itu adalah kemurahan Allah SAT karena baru niat saja sudah dicatat sebagai pahala oleh karenanya niatlah yang baik baik selalu. 
_______________


SALIKAH
Dalam kajian siyarus dikatakan hidayah hanyalah Allah SWT yang punya dan bagaimana ciri ciri orang orang yang mendapatkan hidayah dan bagaimanakah sikap kita terhadap saudara yang belum mendapat hidayah?

MURSYID
Betul, hidayah hanya Allah SWT yang memberikan begitu juga yang disesatkan. Tanda tanda orang yang diberi hidayah ialah ia bertemu dengan pembimbing yaitu waliya mursida atau minimal bertemu seorang ulama/guru yang membimbing perjalanannya hingga tidak tersesat. Adapun orang yang tidak mendapatkan hidayah tanda tandanya ialah ia sulit sekali diajak kearah kebaikan. Seperti diajak mengaji saja susah. Namun kalian tidak boleh putus asa untuk mengajak saudara kalian mengaji karena perantara hidayah Allah SWT ialah kita. Semoga saja tangan-tangan, gerakan, mulut kalian menjadi pemicu hidayah bagi yang disekitarnya. Jika ingin mengajak orang lain maka munculkan kelakuan kita yang baik baik. Inilah yang dimaskud dicintai agama islam karena akhlaq muslim itu.
______________


SALIKIN
Terkait shalawat, bagaimana dengan penjelasan kamaa shallaita ‘ala ibrahim wa ‘ala ibrahim khususnya pada shalat.

MURSYID
Jika secara lahiriah ibrahim adalah simbol orang orang yang soleh. Yang berarti kita berdoa "semoga saja saya selamat seperti selamatnya orang orang yang soleh". Itulah makna dari : 

‎اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
Tunjukilah kami jalan yang lurus, 
‎صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
(QS. Al Fatihah ayat 6-7)

Jadi meminta kepada Allah untuk diberikan hidayah jalan yang lurus sebagaimana jalannya orang orang yang soleh terdahulu bukan jalan orang orang yang mendapatkan azab/ingkar terhadap Allah SWT. Jadi, secara lahiriah doa tentang Allahumma Sholli 'Ala Muhammad wa ali Muhammad yaitu berdoa bahwa kita bershalawat kepada Nabi SAW dan keluarganya sebagaimana keselamatannya Nabi Ibrahim as dan keluarganya terdahulu karena Nabi Ibrahim disebut sebagai Bapak tauhid dan kita disuruh mengikuti Nabi Ibrahim. Kemudian terkait dengan wilayah diri kita yaitu Muhammad Majazi dan Muhammad Hakiki. Muhammad Majazi ialah wilayah lahiriah dan Muhammad Hakiki ialah wilayah batiniah kita. Maka wilayah batiniah kita disebut Muhammad Hakiki dan wilayah lahiriah kita disebut Muhammad Majazi. Maka shalawatnya terkait erat dengan keluarga yang berarti organ tubuh dan lain sebagainya. Kaitan dengan kamaa shallaita ‘ala ibrahim wa ‘ala ibrahim ialah masuk ke wilayah nafsaniah yang terkait erat dengan yang Bapak jelaskan yaitu organ tubuh yang lebih dalam lagi seperti darah dan sabagainya. Jadi yang dikehendaki dengan Ibrahim dan keluarga Ibrahim ialah terkait dengan wilayah nafsaniah yang ada di dalam diri kita. Kaitan ini juga dengan wilayah nafsu mulai ammarah, lawwamah, sawwalats dan seterusnya itulah yang terkait dengan kamaa shallaita ‘ala ibrahim wa ‘ala ibrahim.

Adapun wilayah nafsaniah terkait dengan organ tubuh dalam seperti darah dan lainnya. Sedangkan Muhammad Majazi dan Muhammad Hakiki ialah hanya pada  wilayah batiniah yaitu ruhaniah sedangkan Muhammad Majazi pada wilayah lahiriah. Sedangkan "Wa ali Muhammad" terkait dengan 7 anggota sujud kita. 
_______________


SALIKAH
Sebagai orang muslim harusnya pemahamannya sama karena patokannya adalah al quran dan hadis. Namun diluat sana suka berbeda pemahaman seperti mengenai makna sabar. Mohon penjelasannya.

MURSYID
Analogi :
Satu keluarga menonton film yang sama maka jika diminta untuk bercerita ulang akan berbeda jabarannya sesuai nalar masing-masing.

Terlebih ini Al-Qu'ran dan hadis yang sangat luas. Oleh karenanya disebutkan perbedaan itu rahmah yaitu perbedaan yang dimana untuk mengangkat hidupnya islam di dalam ijtihad ulama untuk mengembangkan hukum sesuai dengan zamannya. Pada zaman Rasulullah SAW tidak ada mobil, kemudian diqiyas dari unta untuk hukum shalat di dalam mobil. Atau qiyas mengenai cara berwudhu di indonesia. Intinya ialah perbedaan itu rahmah yang akan menyesuaikan kondisi dan keadaan zamannya. Jadi berbeda tidak apa.  Oleh karenanya Allah SWT menyatakan : 

‎وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا
Bersatu padulah kalian pada tali tali Allah SWT. 

Maksudnya ialah akidahnya tetap satu seperti tuhannya satu yaitu Allah, beriman kepada malaikat, shalat menghadap kiblat (barat), shalatnya 5 waktu, ibadah haji ke mekkah. Yang terpenting pokok-pokok islamnya sama. Lainnya jika hanya hal furuiyah (cabang-cabang) tidak apa karena itu adalah cabang-cabang ilmu saja. 
_______________


Dirangkum oleh : Himmah Hizboel