17 Jan 18 | by Mursyid Akmaliah 9 orang Kalam Hikmah

KALAM HIKMAH, 17 Januari 2018/29 Rabi'ul Tsani 1439H

Jika wanita diibaratkan tiang dalam suatu bangunan maka pria itu yang menjadi atapnya dan pondasinya ialah kesetaraan. Oleh karena itu, kekokohan dalam suatu negara atau rumah tangga berpulang pada kebaikan wanita, kemuliaannya berpulang pada kesalehan pria, dan kenyamanan serta keamanannya terletak pada kesetaraan dalam spiritual, intelektuan dan sosial. Tidak bisa dibayangkan sebuah rumah tangga yang menjadi istri bukan wanita shalihah, sedangkan suaminya juga bukan termasuk laki-laki saleh, kemudian ditambah lagi dengan kesenjangan spiritiual, intelektual dan sosial. Coba renungkan, apa yang terjadi dengan kondisi semacam itu..! "

Selengkapnya
16 Jan 18 | by Mursyid Akmaliah 9 orang Kalam Hikmah

KALAM HIKMAH, 16 Januari 2018/28 Rabi'ul Tsani 1439H

Ibadah yang sangat dekat dengan Riya ialah ibadah Hajji, coba perhatikan mulai dari awal keberangkatan hingga sampai kembali di tanah air. Umumnya, sebelum berangkat mengadakan "perayaan seremonial," saat melaksanak ibadah di tanah suci banyak yang melakukan syirik seperti mencium ka'bah dan mengelu-elukannya seperti mereka yang menyembah berhala, ada pula yang mengkeramatkan tempat tertentu yang tidak ada contoh dari Rasulullah. Setelah sampai di tanah air akan merasa tersinggung jika tidak ada kata "hajji" dalam panggilan namanya, mengapa harus dipanggil Pak Hajji atau Bu Hajjah..? Padahal Rasulullah dan para sahabatnya tidak pernah dipanggil dengan sebutan Hajji, karena yang dilksanakan adalah kewjiban seorang hamba yang tercantum dalam rukun Islam, kalau memang harus dipanggil Hajji atau Hajjah, kenapa tidk ada panggilan Pak atau Ibu shalat, Puasa atau Zakat bagi yang telah melaksanakannya..? Coba renungkan dengan hati yang tenang serta akal yang obyektif religi..! "

Selengkapnya
15 Jan 18 | by Mursyid Akmaliah 9 orang Kalam Hikmah

KALAM HIKMAH, 15 Januari 2018/27 Rabi'ul Tsani 1439H

Apa yang menurut kita baik belum tentu baik menurut orang lain dan begitu juga apa yang menurut mereka baik belum tentu juga baik menurut kita, seperti halnya budaya suatu bangsa tertentu tidak bisa dipaksakan untuk menjadi budaya bangsa lainnya, misalnya budaya barat baik bagi bangsa yang berada di barat, tapi belum tentu baik diterapkan pada bangsa yang berada di timur, begitu pula sebaliknya karena bangsa manusia tidak punya aturan baku yang bersifat universal, kecuali aturan yang diturunkan Allah dan dicontohkan Rasul-Nya yang bersifat universal, baik serta benar yang bisa diikuti semua lapisan manusia dari bangsa dan negara manapun berada."

Selengkapnya
13 Jan 18 | by Mursyid Akmaliah 9 orang Kalam Hikmah

KALAM HIKMAH, 13 Januari 2018/25 Rabi'ul Tsani 1439H

Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik kejadian dan lebih istimewa dibanding makhluk lainnya, kemudian diturunkan kemuka bumi dalam kondisi fitrah alias suci bersih dengan membawa takdir hidupnya. Jika kita sebagai manusia yang telah diturunkan ke bumi dalam kondisi fitrah, maka kewajiban dan tugas kita ialah menjaga kefitrahan sebagai manusia hingga kembali kepada Allah (masuk ke akhirat) dalam kedaan fitrah. "Barangsiapa yang datang kepada-Ku dengan Bersyahadat bahwa Tidak ada Tuhan kecuali Allah, maka sesungguhnya ia telah masuk ke dalam benteng-Ku, dan barangsiapa yang telah masuk ke dalam benteng-Ku, maka ia aman daripada azab-Ku." (Firman Allah dalam Hadis Qudsi).

Selengkapnya
12 Jan 18 | by Mursyid Akmaliah 9 orang Kalam Hikmah

KALAM HIKMAH, 12 Januari 2018/24 Rabi'ul Tsani 1439H

Maha Suci Allah Yang telah menyinari hamba-Nya dengan hidayah Ilmu, tauhid dan hakikat yang mejadi sikap pandang hidupnya, tampak pada sifat mahmudah yang menghiasi perjalanan hidupnya dengan warna akhlaqul karimah."

Selengkapnya