Ringkasan Buku


Pemimpin Menurut Al-Quran

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Tak Ada Pemilu dalam Al-Quran

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Tabiat Yahudi, Dulu dan Sekarang

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Yang Tersesat Menuju Allah

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Puasa Untuk Mengenal Allah

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Rahasia Dibalik Rasa

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Fana Dalam Wujudulhaq

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


'Ain Wujudulhaq

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Hakikat Qurban

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Keindahan Sifat Tuhan

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Ma'rifah Sebagai Puncak Tujuan

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Cahaya Muhammad

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Hijrah Menggapai Ma'rifatullah

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Bergegas Menuju Allah

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


365 Kalam Hikmah

Aku tetap berjalan diatas kain,
Walau kutemui benang
Kutiti benang
Ku lihat kapas
Kuungap kapas
Satu rasa kulukis tak tampak warna
Tak ada d dalam kapas
Hanya putih yang tak bisa dikata
Serasa kosong tapi berisi
Isi yang kosong
Kosong dilihat isi bagai titik
Titik menjelma gurat garis
Garis mengusung kata
Kata bangkit jadi kalimat
Kalmat mengukir cerita
Adakah cerita tak beralur makna
Mana makna cerita sulit dicerna
Tak!
Tak ada
Tak tidak
Tak ada kata nan dapat diungkap dalam cakap sikap
Tak ada yang dapat dibuat tuk menyurat nan tersirat
Tak ada nan dapat dirasa pada asa di masa
Tak kata
Tak ungkap
Tak cakap
Tak sikap
Tak buat
Tak surat
Tak sirat
Tak rasa
Tak asa
Tak masa
Tak
Tak
Tak
Tak
Tak
Tak
Tak

Detail Buku

Cetakan Pertama


Tebal Halaman : xvi + 203 hal

Dimensi : 128 mm x 188 mm

Harga : -


Penyunting : CM. Hizboel Walhony

Ide & Kreatif : Dewi Mahabbatur Roghibah

Penyelaras kata : Rivai Adi

Pewajah sampui dan isi : Dono Merdiko

Ringkasan Buku


Tauhidul Af'al

MIsalnya Anda membaca syahadat, mendirikan salat, elakukan puasa, menunaikan zakat dan naik haji; siapakah yang menggerakkan Anda melakukan itu semua? Adakah misalnya Anda merasa lalu mengaku, semua itu digerakkan oleh kesadaran dan keimanan Anda? Lalu siapakah yang menggerakkan kesadaran dan keimanan Anda, atau yang memunculkan kesadaran dan keianan Anda?

Buku ini menjelaskan dan menguraikan tentang tauhidul af’al, perbuatan Allah s.w.t. itu satu derajat dasar bagi salikin atau mereka yang sedang berjalan menuju kepada Allah. Dari tingkat dasar ini, salikin diajak untuk memahami bahwa perjalanan menuju kepada Allah bukanlah piknik yang menyenangkan, tapi juga bukan perjalanan yang mengerikan dan karena itu tidak perlu dilanjutkan.

Satu-satunya bekal yang harus dimiliki oleh salikin adalah ilmu, dan ilmu untuk menuju kepada Allah adalah ilmu yang sungguh sangat halus. Salikin karena itu diminta berhati-hati karena jalan menuju kepada Allah sesungguhya licin dan penuh jebakan.

Disarikan dari materi pengajian rutin yang disampaikan oleh ursyid kamitercinta, Syekh Maulana Hizboel Wathony Ibrahim di Pesantren Amaliah Salafiah, Jakarta. Buku ini seperti halna semua nasihat beliau tidak dimaksudkan untuk tujuan apa pun melainkan hanya untuk menyentuh dan menata hati.

Anda mudah-mudahan termasuk orang yang tersentuh hatinya itu, bahwa tidak ada daya dan upaya apapun pada makhluk kecuali adalah daya dan upaya Allah.

Detail Buku

Ringkasan Buku


Musibah Adalah Anugerah

Bersembah Harap
Aku duduk dengan gemuruh dzikir dan doa
Aku melihat apa yag tida kalian lihat
Aku mendengar apa yang tidak kalian dengar
Aku merasakan apa yang tidak kalian rasa
Gunung-gunung berkata
Aku jenuh menunggu titah pencipta
Laut bergelora menghentak asmara pada rasa di angkasa
Daratan mengintai pejalan tak tentu arah dimana ia berada
Cakrawala tersenyum pahit meguliti lapisan rasa masa semesta

Kini aku beranjak tuk mebuka jendela hati
Kendati diluar riuh tawa gemuruh hujan nafsu manusiawi
Dalam gelap malam
Bintang rembulan terselimuti duniawi
Embuat para Salikin ingin menghempaskan raga dipangkuan ilahi
Tul lebali sebagai manusia sejati dalam fitrah insan hakiki

Ilahi
Engkau sampaikan padaku perjalanan hidup sebuh cerita
Telah kueja, kubaca dan kusimak kata demi kata
Ku telusuri perjalanan para Salikin dengan rasa dan asa semesta
Kini kutemui benang-benang kusut terpintal asmara cinta mengurai kata dusta pada ang pencipta

Ilahi
Kini ku meihat perjalanan para Salikin
Banyak yang merana karena dunia
Terpesona karena manusia
Setan laknat dianggap malaikan pembawa berkat
Tidak sedikit pula yang merintih tertatih kebali kepada fitrah diri
Bersembah doa pada ilahi
Mengharap safaat orang tua ruhani
Agar semua dosa terampuni

Ilahi
Aku sudah menghamparkan permadani syariat
Kuterangi perjalanannya dengan ilmu dan fatwa
Kupakikan busana syuhud
Kuberi bekal takwa
Kuhidangkan makanan hakikat dan minuman tauhid
Mengapa masih ada yang engawali langkahnya dengan berkat berakhir dengan laknat?
Kemudian kau minta aku menebus laknat dengan safaat rahmat?

Ilahi
Kini ku tersenyum melihat anak-anak ruhaniahku ilmunya telah sampai pada kesadaran hidup dan mati hanya padaMu
Rangkaian rukuk sujud pengabdian hanya milikmu
Meraih cinta kasihmu sebagai asa perjalanan enuju kepadaMU
Akhirnya
Kami hanya bersembah harap tuk dapat berkat
Rahmat dan selamat di jalan tahun-tahun mendatang sampai akhir hayat
Amin

Detail Buku

Cetakan Pertama


Tebal Halaman : xii + 249 hal

Dimensi : 128 mm x 188 mm

Harga : -


Penyunting : CM. Hizboel Walhony

Ide & Kreatif : Dewi Mahabbatur Roghibah

Penyelaras kata : Rivai Adi

Pewajah sampui dan isi : Dono Merdiko

Ringkasan Buku


Allah Itu Nyata

Narasi Cinta Semesta

Anak-anakku
Pada suatu ketika
Tinta mengalir jadi kata hingga cerita
Kita laksana seberkas chaya dikegelapan alam raya
Menghujam dan menembus lapisan langit tanpa sisa
Membelah lorong hitam tuk menuju dunia nyaa

Anak-anakku
Kau percikan cahaya dari sumber cahaya yang tak pernah padam
Kau rangkaia naa yang berserak di alam fana tuk berseayam
Kau pecahan jiwa yang menggumpal menjadi ajsam
Kau keutuhan wujud dalam kenyataan kenyataan smesta ala

Anak-anakku
Berabad aku menanti kehadiranmu dala relung cahaya
Aku tahu kau sedang berjalan dan mencari sumber cahaya
Kau laksana seorang musafir yang dahaga dengan cintaNya
Cinta yang empunya cerita bagi kita yang tak berdaya di dunia nyata

Anak-anakku
Pesanku pdamu
Raihlah cinta pada Sang Empunya cinta
Karena kita akan selalu bersama dengan yang dicinta
Sedang rahasia cinta hanya ada pada Sang Pencipta
Yang selalu bersaa kita adalah tuhan alam semesta

Anak-anakk
Kini engkau telah dewasa untuk mengenal segala musim dan cuaca
Maka apa pun yang kau rasa tetaplh setia pada kearifan neraca
Jadilah penabur benih kebenaran agar semuanya dapat membaca
Disini Bapak terus setia merajut doa tuk enghantar kalian hingga sampai pada sang pencipta
Salam berjuta doa dari Bapak
Yang tak punya apa-apa

Detail Buku

Cetakan Pertama Juli 2014


Tebal Halaman : xii + 310 hal

Dimensi : 128 mm x 188 mm

Harga : -


Penyunting : CM. Hizboel Walhony

Ide & Kreatif : Dewi Mahabbatur Roghibah

Penyelaras kata : Rivai Adi

Pewajah sampui dan isi : Dono Merdiko

Ringkasan Buku


Tausyiah Mursyid

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat per­umpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Mahamengetahui segala sesuatu.

(An-Nur:35)

Jangan berambisi untuk memiliki dan menguasai sesuatu apapun. Raih dan cintai sesuatu atas dasar memelihara dan menjaga amanat Allah. Karenanya, bil ingin dicintai Allah maka jangan mencintai Selain diri-Nya, dan bila ingin dicintai makhluk maka jangan mengharap yang ada padanya

(Fatwa Mursyid Akmaliah)

Detail Buku

Cetakan Pertama


Tebal Halaman : x + 180 hal

Dimensi : 15 cm x 23 cm

Harga : -


Penyunting : Naimah Herawati

Foto Sampul : Thony Tjokro

Pewajah sampui dan isi : Dono Merdiko

Ringkasan Buku


Bercinta Dengan Tuhan

Perjuangan melawan nafsu adalah bentuk pergulatan hidup manusia. Cinta adalah pemicunya. Mencintai apapun selain Allah ibarat memahat sesuatu yang menjelma menjadi tuhan-tuhan selain Dia. "Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmuNya." (Al Jaatsiyah: 23).

Mulai dari awal penciptaan, Allah telah menetapkan manusia sebagai khalifah atau pemimpin di muka bumi. "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (Al Baqarah: 30).

Dengan predikat sebagai pemimpin, manusia termasuk makhluk yang paling sempurna dalam ciptaanNya. Sebagaimana wujud manusia yang terdiri dari jasmani, nafsani dan rohani. "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (At Tiin: 4).

Jasmani adalah fisik manusia yang hanya dapat berinteraksi dengan kehidupan yang serba lahiriah (dunia). Berbeda dengan nafsani, yaitu jiwa yang dapat mewarnai sifat dan karakter manusia sesuai dengan ilham yang diberikan Allah padanya. "Dan nafsu (jiwa) serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya." (Asy Syams: 7 dan 8).

Adapun roh itu ada pada rahasia Allah, tidak ada yang mengetahuinya kecuali hanya sedikit saja. "Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit." (Al Israa': 85).

Dengan fasilitas yang telah disediakan Allah di dunia, manusia dengan jasmani dan jiwanya berkembang sesuai dengan fitrahnya. "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (Ar Ruum: 30).

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Menyibak Tirai Ilahi

Setiap orang yang beriman pasti berharap memiliki hati bersih dan berkilau, sebab hati yang bersih dapat memantulkan cahaya ruhaniah, kemudian menjadi penglihatan batin (bashiratul qalbi) dalam memandang keelokan wujud Allah. Namun cahaya ruhaniah hanya bisa dirasakan oleh orang-orang yang telah melampaui pergulatan ruhani.

Bagaimana hati dapat memantulkan cahaya, padahal gambar selain Allah terlukis dalam cermin hatinya? Atau bagaimana orang dapat berangkat menghadap Allah, padahal hatinya masih terbelenggu oleh syahwatnya? Atau bagaimana orang bisa antusias dapat masuk ke hadhirat Allah, padahal hatinya belum suci dari janabah kelalaiannya? Atau bagaimana bisa berharap dapat memahami kedalaman rahasia ruhani, padahal belum bertaubat dari semua kesalahannya?

Detail Buku

Baca Online

Ringkasan Buku


Gelombang Nafsu

Nafsu ammarah acap mengajak akal-pikiran manusia untuk berangan-angan. Biasanya dengan imingiming yang menggiurkan: makan, minum, tidur, dan jima’ secara berlebihan.

Detail Buku

Baca Online