MILAD PESANTREN AKMALIAH SALAFIAH KE-33


Ahad , 27 Agustus 2017 Event Khusus

Milad Pesantren Akmaliah Salafiah Ke-33
Milad Pesantren Akmaliah Salafiah Ke-33

Dalam rangka menyambut Milad ke-33  Pesantren Akmaliah Salafiah yang jatuh pada tanggal 15 Agustus 2017, Musryid Akmaliah dan pengurus PAS menggelar acara bertajuk "Pendar Hikmah di Milad Akmaliah" pada hari Rabu, 16 Agustus 2017.

Acara yang berlangsung di lantai 3 Gedung Pesantren Akmaliah Salafiah ini dihadiri oleh hampir seluruh salikin dan salikah PAS yang berasal dari  Jobodetabek maupun yang berasal dari luar Jabodetabek

Acara yang dimulai tepat pukul 20.00 WIB sampai 01.00 WIB ini dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al Quran Surat Ibrahim : 7 dan Surat Al-Hasr : 22-23 oleh Bapak Mohammad Herlan Taufik

Selanjutnya ialah sambutan dari Ketua PAS Bapak Rinto Dwi Sumarno. Pada sambutannya, Bapak Rinto menjelaskan secara detail organisasi-organisasi yang berada di sistem kepengurusan PAS. Selain itu, beliau juga menginformasikan rencana diadakannya kembali Perkemahan Akbar untuk seluruh salikin PAS beserta keluarganya pada tahun 2018.

Tak hanya Ketua PAS, Pembina PAS pun ikut memberikan sambutannya. "Saya berharap infrasturktur di Akmaliah bisa terus berjalan sampai selesai dan sistem kepengerusannya juga semakin baik. Saya juga berharap Akmaliah bisa terus berkembang dan kelak mungkin 100tahun lagi, salah satu dari generasi penerus Akmaliah bisa menjadi orang nomor 1 di Indonesia", ujar Bapak Mundiharno, Pembina PAS, yang juga merupakan Direktur Perencanaan Pengembangan dan Manajemen Resiko BPJS.

Saat tausyiah Mursyid Akmaliah memberikan nasehat bahwa jangan merasa percaya diri karena sudah melaksanakan ibadah shalat, puasa, zakat kemudian berhak masuk surga. Surga hanya untuk orang orang yang hatinya murni. Allah SWT menyuruh sekalian hamba menyembah Allah SWT dengan ikhlas sebagaimana dalam firman-Nya : 

 

‎وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

 

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS. Al Bayyinah : 5)

 

Sedangkan murni/ikhlas hanya dapat diamalkan oleh orang yang mengkaji ilmu tauhid dan hakekat sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al Ikhlas yang isinya mengenai perintah tauhid. Sehingga tanpa mengkaji ilmu tauhid dan hakekat, maka tidak mungkin dapat ikhlas.

 

Setelah tausyiah, Mursyid Akmaliah bermunajat yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongam nasi tumpeng merah putih sebagai rasa syukur atas perjalanan Pesantren Akmaliah Salafiah dan juga dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-72.

Penyelenggaraan milad tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dengan adanya soft launching album Kanjeng Gusti yang bertajuk Narasi Cinta Semesta. Ada 9 Video Klip lagu dari Kanjeng Gusti yang ditayangkan. Di antaranya yaitu puisi Narasi Cinta Semesta, Itiraf Asa Jiwa Semesta, Tak, Rindu Tanah Suci, Bersyukur, Berhijab, Terhempas Kerinduan, Ilir-ilir, Istighfar Jiwa Merona.

Sebelum penayangan 9 Video Klip, ditayangkan Profil Pesantren Akmaliah dari masa ke masa. Dari tahun 1987 sampai 2017, dari sebelum adanya bangunan fisik Akmaliah sampai akhirnya seperti sekarang. Semua Video Klip tersebut proses produksinya dikerjakan langsung oleh Mursyid Akmaliah.

Pada acara milad tahun ini, Mursyid Akmaliah begitu banyak memberikan tanda cinta kasihnya kepada salikin salikah yang Beliau sayangi. Salah satunya kepada kepada para kekasihnya-salikin yang selama ini total mengabdi kepada Mursyid Akmaliah serta  mencintai Mursyid Akmaliah melebihi dirinya, tanda kasih sayang Mursyid Akmaliah diberikan kepada 7 perwakilan kekasih Mursyid Akmaliah yaitu Suwarso, Muflikin, Yono, Suhartati, Agus Jumadi dan Munaiyroh.

Selain itu, Mursyid Akmaliah juga memberikan tanda cinta kasihnya berupa tasbih putih berisi energi ruhaniah kepada mereka yang tergabung dalam Pembangunan Rumah Bapak 1 dan 2 (PRB1 & PRB2). "Anak-anakku, Rasa bersyukur Bapak kepada Allah telah dikirimnya kalian sebagai anak-anak ruhaniah Bapak. Doa Bapak selalu mengalir untuk kalian dan doa Bapak menjadi energi perjuangan hidup kalian. Insya Allah berlimpah berkah di dunia dan rahmat serta syafaat terhampar menjadi permadani langkah hidup kalian dari dunia sampai akhirat. Pada Milad Akmaliah, Bapak ingin memberi hadiah khusus untuk kalian yang di PRB1 & PRB2 berupa TASBIH PUTIH SEPUTIH HATI DAN NIAT KALIAN, TASBIH YANG PENUH DENGAN ENERGI RUHANIAH DAN SEKALIGUS MENJADI TANDA BAGI KALIAN SEBAGAI ANAK RUHANIAH BAPAK. SALAM DENGAN BERJUTA DOA DARI BAPAK UNTUK KALIAN.", sepenggal doa dan rasa syukur Bapak untuk semua salikin dan salikah yang ada di PRB 1 dan 2.

Tak sampai disitu, Mursyid Akmaliah juga memberikan apresiasi, penghargaan dan tanda cinta kasihnya kepada 7 Munassiq yang masuk dalam nominasi kompetisi Video Klip. Sebagaimana yang diketahui bahwa Mursyid Akmaliah mengadakan kompetisi Video Klip Istigfar Jiwa Merona kepada seluruh Munassiq. Dari 18 Munassiq, ada 16 munassiq yang mengikuti kompetisi dan akhirnya terpilih 7 munassiq yang memenuhi kriteria. Adapun kriteria penilaiannya adalah kualitas gambar, ide dan kreatif, tempat dan latar, kesakralan dan ekspresi. Ke 7 munassiq tersebut yaitu MUNASSIQ JOGYA, MUNASSIQ DEPOK, MUNASSIQ KRAMAT JATI, MUNASSIQ PONDOK GEDE, MUNASSIQ KELAPA DUA WETAN, MUNASSIQ BEKASI, MUNASSIQ SUMENEP.

Seluruh munassiq yang masuk nominasi mendapatkan hadiah dari Musyid Akmaliah. Hadiah yang disediakan langsung oleh Mursyid ini bernilai lebih dari 50juta yang terdiri dari Jubah Mursyid yang pernah dipakai thoriqoh, Peci Rajut Haliya yang langsung dirajut oleh Kanjeng Ibu Latifah sambil berzikir, Mukena Humaira yang didesain langsung oleh Kanjeng Umi Nia sambil berzikir, Pasmina, Peci, Kerudung Putih, Tasbih dan Minyak Wangi thoriqoh.

Doa dan penayangan Video Klip Istigfar Jiwa Merona menjadi penutup acara. Begitu banyak cinta kasih yang beliau berikan saat, semoga dengan berlimpahnya cinta kasih Mursyid menjadikan kita selalu bertapaut hati kepadanya dengan mengingat dan mengamalkan fatwa-fatwanya hingga memancar akhlaqul karimah yang akan menjadikan Allah SWT jatuh cinta kepada kita hingga akhirnya kita dipertemukan dengan-Nya,

Amin amin ya robbal 'alamin.