PELATIHAN PENGURUSAN JENAZAH


Selasa , 18 Juli 2017 Event Khusus

Pelatihan Pengurusan Jenazah
Pelatihan Pengurusan Jenazah

Tim Siap Tanggap (Sigap) Pesantren Akmaliah Salafiah yang berada dibawah bidang Orgajam PAS (Organisasi Kejamaahan Pesantren Akmaliah Salafiah) mengadakan acara Pelatihan Pengurusan Jenazah untuk kedua kalinya yang langsung dibimbing oleh Mursyid Akmaliah pada hari Minggu, 16 Juli 2017 di lantai 2 Pesantren Akmaliah Salafiah yang juga disiarkan secara live streaming oleh tim PUBDOK-IT PAS.

Pelatihan diawali dengan solat ashar berjamaah yang diimami oleh Mursyid Akmaliah, CM Hizboel Wathony.

Sebelum Mursyid Akmaliah menjelaskan mengenai tata cara pengurusan jenazah, beliau membuka sesi tanya jawab bagi salikin yang hadir berkaitan dengan Pengurusan Jenazah. Salah satu pertanyaan yang menurut Bapak (panggilan akrab Mursyid Akmaliah) bagus ialah terkait dengan cara mengantisipasi dari bau tak sedap yang keluar dari badan mayit.

"Terkadang ada mayit yang bau banget, bagaimana agar kita tidak terganggu dengan bau tersebut ?, apakah ada cara-caranya agar bau tersebut tidak tercium?", tanya Warsito salah satu salikin akmaliah yang hadir.

"Kalian cukup menggunakan wangi-wangian atau parfum sebelum mengurus jenazah karena wangi di diri kita bisa mengalahkan wangi di luar. Satu hal juga yang perlu diingat bahwa bau badan mayit tidak ada kaitannya dengan amal ibadahnya, hal tersebut berkaitan dengan jasmaniah mayit tersebut, bagaimana pola makan dia selama hidup dan apakah memiliki penyakit dalam atau tidak.", jelas Bapak.

Acara yang dihadiri lebih dari 50 salikin akmaliah ini memiliki tujuan agar adanya regenerasi di setiap masing-masing munassiq dalam pengurusan jenazah baik untuk sesama salikin Pesantren Akmaliah Salafiah maupun di lingkungan sekitar jamaah.

"Awal mulanya supaya menularkan ilmu tentang pemandian dan perawatan jenazah yang belum diketahui lingkungan sekitar", tambah ketua SIGAP-ORGAJAM, Akhmad Irfa.

Bapak menjelaskan salah satu hal yang harus disegerakan ialah mengubur orang yang sudah meninggal. Hal hal yang harus diingat dalam proses pengurusan jenazah ialah agar disegerakan untuk memandikan jenazah supaya dapat menutup aib-aib jenazah. Selain itu, Bapak juga mengingatkan untuk mencukur semua bulu atau rambut yang ada ditubuh mayit. Kemudian, pilih kain kafan yang lembut dan halus dan membersihkan seluruh kotoran ditubuh hingga benar-benar bersih. Dan yang terakhir yaitu selalu berdoa atau bersolawat saat pengurusan jenazah.

Pelatihan ini berjalan lancar dan santai. Bapak pun menjelaskan mengenai tata cara pengurusan jenazah dengan langsung mempraktekannya. Saudara Agus Jumadi yang menjadi model jenazah mengungkapkan bahwa ia senang karena langsung dibimbing oleh Bapak.



Saat praktek pengurusan jenazah berlangsung, Bapak menjelaskan mengenai 3 proses pengurusan jenazah. Proses pertama saat mengurus jenazah adalah menyiapkan segala kebutuhannya terlebih dahulu, dari menggelar tikar, menyiapkan kain kafan dan wangi-wangian. Setelah semua persiapannya selesai baru mayit dimandikan, memandikan mayit sama dengan saat mandi janabat yaitu istinja, wudhu, lalu dimandikan dengan cara jenazah dimiringkan ke kanan dan ke kiri dan terakhir disiram dengan air wangi-wangian. Proses terakhir adalah mengkafani mayit dengan kain kafan yang telah disediakan.

Alhamdulillah, acara pelatihan pengurusan jenazah kali ini terbilang sukses. Semoga ilmu yang telah Mursyid Akmaliah berikan dapat bermanfaat bagi diri maupun lingkungan sekitar. Amin ya Robbal alamin.